Carilah Nafkah yang Halal

Firman Allah swt kepada nabi Dawud as didalam kitab Zabur:

Hak bagi setiap orang yang berakal, tidaklah dia sibuk kecuali didalam 3 hal:

1⃣ Sibuk mengumpulkan bekal untuk kehidupan akhirat.

Dunia ini hanya tempat persinggahan. Jadikan hari-hari kita sibuk didalam beramal sholih yang diridhoi-Nya sebagai bekal kita nantinya. Sebab perjalanan kita masih panjang. Ada alam kubur yang akan kita singgahi, alam barzakh, dibangkitkan dari kubur, dikumpulkan di mahsyar, proses hisab, melewati sirath,dst hingga penentuan surga atau neraka finishnya.

2⃣ Mencari nafkah untuk hidup

mencari nafkah wajib hukumnya. Dan setiap orang tentu butuh dengan dunia. Rasulullah saw bersabda, كَادَ الْفَقْرُ أَنْ يَكُوْنَ كُفْرًا “Hampir saja kefakiran akan menjadi kekufuran”

Alhabib Umar memberi permisalan dunia yang kita butuhkan itu seperti seseorang yang butuh terhadap sandal ketika ia akan pergi ke masjid. Pasti tiap orang butuh sandal agar kakinya tidak kotor, aman dari duri,kerikil, batu,dsb. begitupula kita,pasti butuh dengn uang untuk biaya hidup kita sehari-harinya. Ada orang yang berangkat dengan memakai sepasang sandal dan juga membawa sepasang lagi ditangannya. Alasannya untuk jaga-jaga jika sandal yang dia pakai rusak. Alasannya masih masuk akal. Ada sebagian orang yang juga memiliki tabungan, untuk dia gunakan jika ada kebutuhan mendadak. Adapula orang yang berangkat dengan 3 pasang sandal. Sepasang dipakai dikakinya, dan yang 2 pasang ia bawa ditangan kanan dan kirinya.

Orang yang seperti ini lebih berhati-hati terhadap dunia, dan kurang sifat tawakkal nya. Bahkan adapula orang yang berangkat dengan membawa sekarung sandal. Semua orang yang melihatnya pasti mengira ia orang gila. Bagaimana mungkin hanya pergi ke masjid dengan membawa sekarung sandal? sama halnya dengan orang yang berlebihan didalam mengumpulkan harta. Apakah mungkin ratusan juta, bahkan triliunan uang yang dia kumpulkan akan habis dipakai sebelum ajal menjemputnya? Begitulah nafkah yang kita butuhkan didunia. Jika seseorang mengumpulkan harta secara berlebihan, maka ia seperti orang gila yang lupa bahwa perjalanannya didunia ini singkat. Maka carilah nafkah yang halal, sesuai kebutuhan.

3⃣ Mencari kelezatan dengan sesuatu yang halal orang yang berakal pasti kesenangannya dengan segala yang halal. Dia menikah, bukan berzina. Dia bekerja, bukan berjudi menipu,dan sebagainya. Semoga allah memudahkan kita didalam mencari nafkah yang halal yang diridhoiNya.aamiin Sumber: Al-isti’dad liyaumil ma’ad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *